Dewa United soroti lapangan kualitas buruk pada waktu dijamu Barito Putera

Martapura, Kalsel – Pelatih kepala Dewa United Jan Olde Riekerink mengakui skuadnya kesulitan bermain oleh sebab itu kualitas lapangan yang digunakan cukup buruk pada waktu bertandang ke Barito Putera pada pertandingan Kompetisi 1 Tanah Air di dalam Stadion Demang Lehman Martapura, Wilayah Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat.
“Kami tak sanggup bermain normal, permainan berubah menjadi tiada dinamis, bola lebih besar lambat bergulir. Mungkin kami mampu mendominasi penguasaan bola andaikan kondisi lapangan bagus,” kata Jan Olde di konferensi pers usai pertandingan pada Conference Room Stadion Demang Lehman Martapura, Hari Jumat malam.
Jan menafsirkan kualitas lapangan ke stadion Barito Putera hanya saja sekitar 45 persen dari standar lapangan pada umumnya.
“Karena lapangan tidak ada mendukung, tempo permainan kami menjadi sangat rendah. Hal ini pertama kalinya putaran pertama kami bermain buruk," kata Jan.
Dia menekankan, pada Tanah Air bukan bisa saja hanya saja mengandalkan bakat pemain, tapi juga harus didukung sarana serta prasarana sesuai standar, teristimewa kualitas lapangan.
Dewa United imbang 1-1 menghadapi Barito Putera. Hasil itu tiada mengubah Dewa United ke sikap kedua klasemen dengan 54 poin, sejenis dengan Barito Putera terus sikap 15 dengan 30 poin.
Jan menegaskan walaupun kualitas lapangan buruk, pemain harus mampu beradaptasi dengan memberikan permainan terbaik.
Dia sedikit menyesali tidak ada menurunkan salah satu legenda Dewa United akibat jikalau tampil kemungkinan besar berubah menjadi man of the match di stadion Barito Putera.
Jan tak menampik bahwa Barito Putera memberikan perlawanan yang mana cukup baik sampai pada fase pertama timnya kesulitan membuka potensi oleh sebab itu tempo permainan yang tersebut lambat yang dimaksud dibangun lawan.
“Melawan tim yang tersebut dekat dengan zona degradasi tentu harus mempunyai ambisi yang lebih. Kali ini kami gagal memetik tiga poin,” tutur Jan.
Pemain Dewa United Ady Setiawan mengakui komponen lapangan sangat mempengaruhi kualitas pertandingan.
“Kalau lapangan kurang bagus, aliran bola jadi lambat. Memang lapangan kurang rata. Namun demikian, pertandingan tadi sangat seru, kami bersyukur,” ujar Ady.
Artikel ini disadur dari Dewa United soroti lapangan kualitas buruk saat dijamu Barito Putera

