Masih Trauma Kim Kardashian Belum Beli Perhiasan Sejak Dirampok Tahun 2016

Jakarta – Kim Kardashian jujur tentang arti perhiasan baginya kemudian seberapa pada ia terluka oleh sebab itu dirampok pada Paris pada tahun 2016. Pendiri SKIMS mengungkapkan pada episode 22 Juni The Kardashians, bahwa ia belum membeli perhiasan baru di tujuh tahun setelahnya perampokan tahun 2016 di dalam mana ia ditahan ke bawah todongan senjata pada hotelnya di dalam Paris.
Kim Kardashian menyatakan pada pengakuannya bahwa di malam hari yang digunakan mengerikan mengubah cara ia mengawasi benda-benda materi. “Setelah saya dirampok ke Paris, saya belum membeli perhiasan,” aku Kardashian. “Saya belum benar-benar memakai perhiasan, akibat di mana itu diambil dari saya – saya bukan tahu saya siap untuk pengalaman tentang apa artinya itu tetapi saya – saya siap untuk melepaskannya.”
Ketika kamera menangkap desainer Domenico Dolce serta Stefano Gabbana, pendiri Dolce & Gabbana, memberi Kardashian kalung salib berlian hitam-putih mendekati peragaan busana merekan pada Milan, bintang reality itu memaparkan rasanya beliau diberi lebih tinggi dari sekadar aksesori. “Bagi saya ini melambangkan lebih besar dari sekadar mendapatkan kalung salib berlian,” jelas pendiri SKKN tersebut. “Ini mengakibatkan kembali pesona saya, lalu itulah mengapa sangat istimewa sehingga saya mendapatkannya kembali dari pengalaman yang mana sangat berarti. Hal ini adalah perhiasan terindah yang dimaksud saya miliki, oleh sebab itu saya kehilangan semuanya.”
Wanita 42 tahun itu mengungkapkan bahwa sewaktu beliau mendapatkan penghasilan pertama ketika beliau memulai karirnya, hal pertama yang mana pernah saya beli adalah kalung berlian salib. Dalam berbagai hal, momen ini terasa menyembuhkan bagi Kardashian.
Desainer Stefano Gabbana dan juga Domenico Dolce berdiri dalam samping Kim Kardashian pada akhir pertunjukan koleksi Dolce & Gabbana Spring/Summer 2023 selama Milan Fashion Week dalam Milan, Italia, 24 September 2022. REUTERS/Alessandro Garofalo
Peristiwa perampokan yang dimaksud dialami Kim Kardashian berlangsung pada 3 Oktober 2016. Dia menghadapi todongan senjata di dalam No Address Hotel selama Paris Fashion Week, ketika pria bertopeng mencuri perhiasan senilai jutaan dolar darinya ke sedang malam. Dia kemudian menceritakan tragedi itu pada Keeping Up With The Kardashians episode tahun 2017.
“Mereka mengajukan permohonan uang. Saya bilang saya tiada punya uang. Mereka menyeret saya meninggalkan ke lorong di berhadapan dengan tangga. Saat itulah saya mengamati senjatanya jelas, sangat jelas seperti siang hari,” ujarnya.
Saat itu beliau seempat berpikir bahwa ia memiliki sepersekian detik untuk menyebabkan kebijakan cepat. “Apakah saya akan lari menuruni tangga dan juga ditembak dari belakang? Memikirkannya menciptakan saya sangat kesal. Entah mereka akan menembak saya dari belakang, atau apabila saya berhasil dan juga mereka bukan melakukannya, apabila tangga naik tidak ada terbuka tepat waktu, atau tangga terkunci,” ujarnya, namun tidaklah ada jalan keluar.
Menurut sumber People, Kim berhasil melarikan diri denganl mengeluarkan tangannya dari ikatan plastik dalam pergelangan tangannya. Sedangkan sumber kedua memberi tahu bahwa beliau berteriak dari balkon minta tolong setelahnya membebaskan diri.
Saat tampil ke The Ellen DeGeneres Show pada April 2017, Kim menjelaskan secara detail bagaimana perampokan ke Paris benar-benar mengubah pandangan hidupnya. Dia mengakui bahwa dirinya materialistis sebelumnya, namun dengan diperkenalkan anak-anak beliau tak peduli dengan materi. “Saya benar-benar merasa hal-hal terbentuk pada hidup Anda untuk mengajari Anda banyak hal,” katanya.
PEOPLE
Pilihan editor: Kim Kardashian Punya Cara Khusus Memilih Pakaian Sehari-hari
Artikel ini disadur dari Masih Trauma Kim Kardashian Belum Beli Perhiasan Sejak Dirampok Tahun 2016

