Bank Sumut Syariah Didorong Terus Berinovasi kemudian Manfaatkan Kesempatan

JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni memohonkan Bank Sumut Syariah terus berinovasi serta memanfaatkan kesempatan menjadi salah satu BUMD pilihan pemerintahan Daerah (Pemda) untuk mempercepat pembangunan. Hal yang disebutkan disampaikannya pada waktu mengunjungi Perayaan Hari Ulang Tahun ke-20 Bank Sumut Syariah lalu dalam Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Sumatera Utara, Kamis (14/11/2024).
“Bank wilayah harus inovatif, segera jemput bola, manfaatkan prospek yang digunakan ada. Saat ini, Pemda membutuhkan pembiayaan untuk pembangunan daerah. Bank area bisa jadi berkoordinasi dengan Pemda untuk menjadi salah satu pilihan pembiayaan pada pengerjaan daerah,” kata Fatoni pada pernyataannya, dikutipkan Hari Minggu (17/11/2024).
Menurutnya, keikutsertaan bank tempat pada pembiayaan pembangunan di tempat daerah, secara regulasi dimungkinkan namun perlu sosialisasi masif agar Pemda memahami sehingga pengerjaan dapat berjalan cepat juga tingkat kesejahteraan rakyat semakin baik.
Kemudian, Fatoni berjanji bahwa pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut terus memberikan dukungan penuh untuk menguatkan Bank Sumut konvensional dan juga Bank Sumut Syariah namun perlu disertai warga agar bank kebanggaan penduduk Sumut ini semakin eksis serta mampu bersaing.
Terdapat tiga produk-produk baru Bank Sumut yang tersebut diluncurkan, yaitu pertama, Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) untuk memberikan kesempatan bagi pengguna berwakaf melalui hasil bagi deposito, kedua Gadai Emas dan juga ketiga Aksi Martabe Seribu Binatang Qurban (Gemasyeh IB) sebuah pergerakan menabung secara berkala untuk berkurban. Terkait peluncuran tiga komoditas baru Bank Sumut Syariah, Fatoni memberikan apresiasi melawan perubahan yang dimaksud sebagai langkah untuk memudahkan publik mendapatkan pelayanan serta mengenali produk-produk syariah.
“Selamat ulang tahun, selamat melawan barang baru yang dimaksud membanggakan lalu terus tingkatkan kinerja Bank Sumut Syariah serta berikan kemudahan terhadap publik untuk menerima layanan,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang dimaksud sama, Direktur Utama Bank Sumut Babay Parid Wazdi menyampaikan pada usia 20 tahun Bank Sumut Syariah mendapatkan capaian kemudian kinerja keuangan yang tersebut positif. Saat ini, Bank Sumut Syariah mempunyai total aset Rp4,03 triliun, pencapaian pembiayaan Rp2,81 triliun dan juga dana pihak ketiga mencapai Rp2,62 triliun .
Atas kinerja tersebut, Bank Sumut Syariah telah lama mendapatkan berbagai penghargaan, pada antaranya Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Sumut sebagai bank penerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji kemudian bank penyalur pembiayaan Fasilitas Likuiditas Modal Perumahan (FLPP) oleh Kementrian PUPR. Ke depan, Farid berharap agar Bank Sumut Syariah mampu menghadirkan layanan sesuai permintaan warga berlandaskan prinsip syariah serta semakin berkontribusi untuk menyejahterakan umat.
Dalam kesempatan yang digunakan sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut IGK Wira Kusuma mengungkapkan ekonomi keuangan syariah pada waktu ini mengalami perkembangan dengan pesat serta menjadi salah satu sumber pertumbuhan perekonomian baru.
Menurutnya, BI mencatatkan peningkatan kredit pembiayaan syariah dalam Sumut di area triwulan 3 tahun 2024 mencapai 12,3% lalu masih cukup tinggi dibandingkan bank konvensional yang mana berkisar 8,08%. Oleh sebab itu, pihaknya memberikan apresiasi menghadapi peluncuran produk-produk syariah Bank Sumut dan juga berharap bisa saja menggalakkan terus tumbuhnya perekonomian keuangan syariah, baik tingkat area maupun nasional secara berkelanjutan.

