Banyak Mobil Listrik Terbakar, Baterai Lithium yang dimaksud Tahan Api Diciptakan

SEOUL – Serangkaian kebakaran mobil listrik belakangan ini disebabkan oleh elemen penyimpan daya yang terlalu panas atau overheat. Namun ada kabar baik, ilmuwan Korea Selatan telah dilakukan mengembangkan akumulator lithium yang tersebut lebih besar tahan dengan api.
Dalam tindakan hukum yang tersebut jarang terjadi, sel mobil listrik terbakar secara bertahap, kemudian membesar kemudian sulit dipadamkan. Sel lithium-ion yang terbakar tak terkendali kemudian tak mampu dipadamkan selama berjam-jam akibat arus daya yang mana terus mengalir.
Melansir InsideEVs, sebuah pasukan peneliti di tempat Daegu Gyeongbuk Institute of Science and Technology sudah pernah mengembangkan elemen penyimpan daya logam lithium yang tersebut mempunyai masa pakai lebih besar lama. Bahkan, penyimpan daya ini dapat memadamkan api dengan sendirinya berkat elektrolit yang mana dikembangkan secara khusus.
Para ilmuwan mengembangkan elektrolit polimer padat tiga lapis yang dapat menghindari kebakaran juga memfasilitasi pergerakan cepat ion pembawa muatan pada di sel. Setelah 1.000 siklus pengisian kemudian pengosongan, sel logam lithium mempertahankan hampir 88 persen dari kapasitas aslinya.
“Penelitian ini diantisipasi untuk memberikan sumbangan yang digunakan signifikan terhadap komersialisasi penyimpan daya logam lithium yang digunakan menggunakan elektrolit [polimer padat], sekaligus memberikan peningkatan stabilitas juga efisiensi [pada] perangkat penyimpanan energi,” ujar peneliti utama studi tersebut, Dr. Kim Jae-hyun, pada sebuah siaran pers.
Aplikasi sel semacam itu dapat sangat luas, sesuai dengan penelitian. Jika teknologi ini dikomersialkan, maka dapat digunakan di segala hal, mulai dari ponsel pintar, perangkat yang tersebut dapat dikenakan, mobil listrik, hingga sistem penyimpanan energi berskala besar.
Raksasa sel Korea, LG Energy Solution, juga sudah pernah mengembangkan elemen penyimpan daya EV yang dimaksud dapat menekan menjalarnya suhu panas. Kemasan elemen penyimpan daya yang berfungsi sebagai sekering dapat menghindari panas berlebih.
Mekanisme pencegahan kebakaran ini masih pada tahap awal penelitian kemudian pengembangan. Sehingga, belum ada solusi pasti untuk mengurangi kebakaran mobil listrik.

