Bitera Dorong Penerapan Bisnis Hijau Penuhi Kebutuhan Hidup Modern

JAKARTA – Bitera Informasi Center yang dimaksud berafilisasi dengan MMS Group Indonesia (MMSGI) menyokong penerapan berkelanjutan di proses bisnis. Bitera melakukan perubahan digital yang memperkuat prinsip ramah lingkungan, sehat lalu efisien.
CEO Bitera Tedy Harjanto menyatakan perusahaan berperan pada menghubungkan keinginan warga dengan solusi teknologi. Bitera pun mempunyai misi “Connecting Possibilities”.
“Kami ingin meningkatkan kekuatan sinergi antara teknologi serta keberadaan sehat, menunjukkan bahwa teknologi bisa jadi menjadi pendukung utama untuk hidup yang digunakan lebih lanjut baik dan juga terhubung,” ucapannya dalam Jakarta, dikutip, Hari Sabtu (12/10/2024).
Connecting Possibilities merupakan semangat untuk menciptakan solusi yang menyokong keperluan gaya hidup modern di area mana segala sesuatu serba terhubung, baik dengan orang, informasi, maupun kemudahan melalui teknologi.
Misi yang mana menghubungkan publik dengan solusi teknologi itu pun dijalankan Bitera dengan berpartisipasi pada kompetisi DKI Jakarta Running Festival (JRF) 2024 yang dimaksud berlangsung sepanjang 10-13 Oktober 2024.
Menurut Tedy, semangat JRF yang tersebut menghubungkan warga dengan gaya hidup modern yang terlibat juga peduli kondisi tubuh sejalan dengan misi perusahaan. Bitera ingin menunjukkan bahwa teknologi kemudian perubahan digital dapat menjadi pilar utama pada mendirikan konektivitas, tak hanya sekali pada keberadaan sehari-hari, tetapi juga pada membantu kesejahteraan kemudian kondisi tubuh masyarakat.
“Dengan Connecting Possibilities, Bitera berperan di menghubungkan permintaan rakyat dengan solusi teknologi, sebanding halnya dengan turnamen lari ini dapat menghubungkan penduduk modern dengan kebutuhannya untuk menjaga kemampuan fisik fisik serta kesejahteraan mental,” jelasnya.
Adapun di turnamen Ibukota Indonesia Running Festival (JRF) yang dimaksud diselenggarakan di area Istora Senayan, Jakarta, Bitera tiada semata-mata berperan sebagai sponsor, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para kontestan lomba lari dengan menghadirkan ‘Body Composition Analyzer Scale’, sebuah alat untuk menganalisis kondisi tubuh secara tambahan mendalam. Dengan menggunakan teknologi ini, kontestan lari dapat memperoleh informasi akurat tentang komposisi tubuh, seperti persentase lemak, massa otot, kemudian kadar air tubuh.
“Langkah yang disebutkan sejalan dengan misi kami untuk memadukan teknologi dengan gaya hidup sehat, memberikan para partisipan pemahaman lebih lanjut baik tentang kebugaran tubuh mereka, kemudian bagaimana teknologi dapat mengupayakan upaya mereka itu pada mencapai kondisi fisik yang optimal,” tutur Tedy.

