Ford Keberatan dengan Kebijakan Donal Trump perihal Tarif Impor Kendaraan

NEW YORK – Kepala eksekutif Ford Jim Farley tidaklah terlalu senang dengan kebijakan tarif impor Presiden Donald Trump yang mana berdampak pada sektor otomotif.
Namun, alih-alih mengeluhkan tarif yang dimaksud diberlakukan terhadap Meksiko, Kanada juga China , Farley sudah menyarankan tarif yang mana lebih banyak luas kemungkinan besar diperlukan untuk menyamakan kedudukan.
Saat berbicara tentang laporan laba kuartal keempat Ford, Farley mencatatkan data bahwa merek seperti Toyota juga Hyundai dapat mengimpor beratus-ratus ribu kendaraan dari Negeri Matahari Terbit juga Korea Selatan tanpa tarif baru. Menurut Farley, “kami tiada sanggup hanya saja memilih satu tempat atau yang mana lain sebab ini adalah keuntungan besar bagi pesaing impor kami.”
“Ada jutaan kendaraan yang tersebut masuk ke negara kita yang mana tidaklah dikenakan tarif tambahan ini,” imbuhnya. “Jadi, apabila kita akan memiliki kebijakan tarif, kebijakan itu harus komprehensif untuk lapangan usaha kita.”
Tidak mengherankan apabila Ford merasa menjadi sasaran yang tidak ada adil. Meskipun merupakan merek Amerika, Ford memproduksi kendaraan seperti Bronco Sport, Maverick, dan juga Mustang Mach-E di tempat Meksiko, lalu mengimpornya ke Amerika Serikat. Selain itu, Ford juga memulai pembangunan Lincoln Nautilus di dalam China juga menjualnya di tempat AS. Mustang GTD eksklusif juga akan dirakit oleh Multimatic dalam Kanada . Akibatnya, Ford dapat terkena dampak tarif sebesar 25% yang digunakan dikenakan terhadap Meksiko dan juga Kanada, dan juga tarif sebesar 10% melawan impor dari Tiongkok.
CNBC melaporkan bahwa 46,6% dari semua kendaraan baru yang dimaksud terjual di tempat Negeri Paman Sam tahun lalu diproduksi secara internasional. Meksiko adalah importir terbesar, yang dimaksud menguasai sekitar 16,2% dari semua pelanggan kendaraan. Korea Selatan adalah yang mana terbesar kedua, dengan pangsa 8,6%, dihadiri oleh oleh Jepun sebesar 8,2%. Kendaraan Negeri Sakura pada waktu ini dikenakan bea masuk sebesar 2,5%, tetapi itu sangat kecil dibandingkan dengan bea masuk baru sebesar 10% juga 25% di tempat bursa lain.
Bukan semata-mata merek Korea Selatan seperti Hyundai Motor Group yang tersebut diuntungkan lantaran tidak ada perlu membayar tarif. Saingan utama Ford, GM, merancang Buick Encore GX juga Envista di tempat Korea Selatan lalu mengimpornya ke AS.

