Indonesia Caplok 51% Saham Freeport, Jokowi Pamer Beli dengan Harga Murah

JAKARTA – Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengutarakan rasa bangganya lantaran Indonesia berhasil mengakuisi PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan biaya yang digunakan relatif murah. Saat ini kepemilikan pemerintah berhadapan dengan saham Freeport melalui Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertambangan atau MIND ID berada di tempat bilangan 51%.
“Artinya Freeport itu kepemilikannya tidak perusahaan Amerika lagi, tapi milik MIND ID. Dan ngambilnya dulu juga tak gampang, bukan mudah, dari 9 persen melompat ke 51 persen (kepemilikan saham), gampang? Timnya kemarin ada 4, ada 3 menteri lalu 1 wamen salah satunya Pak Budi Gunadi Sadikin,” terangnya pada pimpinan Wadah 2024 yang mana dipantau secara virtual, Hari Jumat (11/10/2024).
Bahkan ia menyebutkan, pemerintah Indonesia belaka mengeluarkan biaya USD3,9 miliar atau setara Rp60,5 triliun (Kurs Rp15,515 per USD) untuk perolehan tersebut. Sehingga menurutnya, pengeluaran yang disebutkan saat ini telah tertutupi.
“Yang kita senang kita beli ketika harganya hemat seingat saya berapa? USD3,9 miliar, sekarang market value-nya berapa Pak Tony? USD24. 34 miliar? Naik terus USD34 coba. Artinya yang mana kita beli 3 tahun yang dimaksud lalu, sekarang telah lunas. Tahun ini lunas Pak Tony ya? Lunas,” paparnya.
“Dan belinya ga pakai duit kita. Itu yang digunakan pintar, pintar-pintar banget kita itu sebetulnya, tapi kenapa tak dijalankan 50 tahun yang mana lalu? Kita harapkan sekali lagi nanti tambah, gatau berapa persen. Ini adalah masih negonya alot banget,” pungkas Jokowi.

