Kemenangan Artur Beterbiev Atas Dmitry Bivol Bukan Perampokan, Robert Garcia: 2 Ronde Terakhir Jadi Pembeda

Robert Garcia menolak mengumumkan kemenangan hitungan Artur Beterbiev berhadapan dengan Dmitry Bivol sebagai sebuah perampokan. Kendati ia menilai pertarungan yang disebutkan berpihak pada Dmitry Bivol.
Kemenangan bilangan bulat Beterbiev , 21-0 (20), berhadapan dengan Bivol, 23-1 (12), pada pertarungan kelas 79,3 kg yang mana tak terbantahkan di dalam Riyadh, Arab Saudi, pada hari Sabtu, telah terjadi mengakibatkan perasaan khawatir mengenai penilaian juri di laga tersebut. Namun Garcia, yang digunakan merasa Bivol pantas mendapatkan kemenangan melalui kebijakan juri, menggambarkan pertarungan yang dimaksud sebagai pertarungan yang digunakan sangat ketat.
“Itu adalah pertarungan yang dimaksud sangat teknis,” kata Garcia terhadap Fight Hub TV. “Saya rasa pertarungan itu sangat dekat. Secara pribadi, saya belum menontonnya untuk kedua kalinya, namun pasca menyaksikannya, saya kira Bivol berhasil melakukannya. Namun saya juga tak marah.”
“Saya tidaklah mengklaim perampokan, dikarenakan apabila itu sangat dekat, itu bisa jadi belaka terjadi. Saya rasa dua ronde terakhir mungkin saja memproduksi perbedaan besar.”
Garcia menyerukan pertandingan ulang segera lalu mengungkapkan bahwa dunia tinju layak mendapatkan rapat mendebarkan lainnya antara Beterbiev, 39 tahun, kemudian Bivol, 33 tahun. Seruan instruktur berpengalaman ini untuk pertandingan ulang menambah seruan sebelumnya dari promotor Eddie Hearn agar kedua petinju hebat Rusia ini saling berhadapan lagi.
“Saya pikir itu lebih tinggi teknis dari apa yang dimaksud kami harapkan; setidaknya apa yang dimaksud saya harapkan,” katanya. “Saya kira ini akan menjadi lebih banyak dari sebuah perang: beberapa serangan balik, mungkin saja sebuah knockdown, bahkan sebuah KO.”
“Yang memproduksi perbedaan, saya rasa adalah tiga ronde terakhir yang menjadi milik Beterbiev. Kombinasi itu, ia terus melontarkan serangan, kemudian Bivol terlalu terfokus pada membendung juga bergerak. Maka, saya kira ronde-ronde terakhir itu dapat menjadi pembeda. Itu adalah sebuah laga yang mana sangat dekat.”
Sementara itu, Beterbiev saat ini dapat menanti juga menghadapi pemenang antara David Benavidez juga David Morrell. Benavidez lalu Morrell dilaporkan akan bertarung pada tanggal 25 Januari di dalam Las Vegas. Petinju Rusia ini juga akan menghadapi Canelo Alvarez apabila sang penguasa kelas menengah super memutuskan untuk naik ke kelas 79,3 kg.
“Saya pikir jikalau pertarungan itu terjadi, itu bukan akan terjadi di waktu dekat,” kata Garcia. “Mereka mungkin saja akan melakukan pertandingan ulang, lalu pemenangnya akan melawan pemenang Morrell-Benavidez. Jadi, kita berbicara tentang satu atau satu setengah tahun dari sekarang.”
“Saya pikir Beterbiev akan berusia 41 tahun dan juga Canelo kemungkinan besar akan mengambil kesempatan juga berkata, ‘Saya ingin melawannya,’ lantaran Canelo adalah petarung yang tersebut sangat kuat.”

