Megaproyek pengalihan air dalam China capai tonggak baru di layanannya

Beijing – Proyek Pengalihan Air Selatan ke Utara dalam China, yang tersebut merupakan proyek pengalihan air terbesar dalam dunia, telah dilakukan mengalirkan lebih lanjut dari 70 miliar meter kubik air melalui rute tengahnya sejak mulai beroperasi penuh pada Desember 2014.
Menurut China South-to-North Water Diversion Corporation, megaproyek pengalihan air ini telah dilakukan menjadi penyelamat yang dimaksud sangat penting bagi 26 kota besar dan juga lebih lanjut dari 200 wilayah pada China, memberikan khasiat bagi sekitar 114 jt warga di area Beijing, Tianjin, Hebei, serta Henan.
Dampak dari proyek yang dimaksud sangat besar khususnya dalam Beijing, di tempat mana air yang mana dialihkan sekarang mencakup hampir 80 persen dari pasokan air perkotaan di tempat ibu kota China itu. Sebagian besar air minum di area Beijing ketika ini mengalir tambahan dari 1.000 kilometer dalam sepanjang rute sedang proyek yang disebutkan dari Bendungan Danjiangkou dalam Provinsi Hubei, China tengah. Air mengalir ke utara melalui kanal serta jaringan pipa, melintas di area bawah Sungai Kuning sebelum mencapai pabrik pengolahan air Beijing.
Di Tianjin, jangkauan proyek ini sudah meluas ke 15 dari 16 distrik administratif kota tersebut, dengan perbaikan infrastruktur memperluas akses air ke daerah-daerah pedesaan melalui berbagai inisiatif peningkatan air minum pedesaan.
Seorang pejabat dari China South-to-North Water Diversion Corporation menyatakan bahwa selama satu dekade pengoperasian rute berada dalam proyek tersebut, area layanan maupun populasi penerima faedah mengalami ekspansi yang stabil.
Proyek ini juga berperan penting pada restorasi ekologis pada seluruh China utara. Pengisian air yang dimaksud berkelanjutan membantu menghurangi eksploitasi air tanah yang tersebut berlebihan kemudian memulihkan aliran yang mana berkelanjutan ke sistem-sistem perairan utama dalam utara, termasuk sungai Hutuo, Yongding, lalu Daqing.
Megaproyek pengalihan air ini menyalurkan air pada jarak yang mana berjauhan dari kawasan China bagian selatan yang mana kaya akan air ke kawasan China bagian utara, tempat banyak jt orang pernah mengalami "kelangkaan air absolut" sebagaimana didefinisikan berdasarkan standar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

