Pangeran Harry Dianggap Naif, Tak Sadari Efek Menyerang Keluarga Kerajaan

JAKARTA – Pangeran Harry dianggap naif dikarenakan tak menyadari reaksi berhadapan dengan efek yang tersebut dibuatnya terkait serangannya terhadap keluarga Kerajaan. Pakar kerajaan pun memberi suami Meghan Markle itu ‘naif.’
Berbicara untuk Fox News Digital, fotografer Helena Chard menyatakan bahwa Duke of Sussex tidaklah tahu bahwa tindakannya pasca-Megxit akan menyebabkan “perselisihan” dengan Raja Charles juga anggota keluarga lainnya.
“Pangeran Harry yang dimaksud percaya diri, suka menyampaikan diri sendiri kemudian pemarah menganggap tak apa-apa untuk menghancurkan keluarganya secara verbal di tempat depan umum,” katanya.
“Dikatakan bahwa beliau naif serta tidak ada menyadari bahwa hal itu akan menyebabkan keluarganya marah. Dia tidaklah menyadari bahwa tindakannya akan menyebabkan perselisihan dengan keluarganya juga publik,” tutur Helena Chard lagi.
Ini terjadi setelahnya pakar Kerajaan lainnya, Richard Fitzwilliams mengklaim bahwa putra bungsu Raja Charles lalu mendiang Putri Diana itu sedang di “pengasingan.”
“[Pangeran] Harry berada pada pengasingan – beliau memilihnya,” kata Richard Fitzwilliams.
“Dia kesepian, lalu beliau pasti akan merindukan teman-teman kemudian keluarganya,” ucap beliau lagi.
Namun, Richard Fitzwilliams mengungkapkan tidak ada ada tanda-tanda sejenis sekali bahwa keretakan pada keluarga kerajaan mulai pulih melawan hubungannya yang retak dengan Pangeran Harry.
“Raja Charles kemudian Pangeran dan juga Putri Wales, secara halus, miliki prioritas lain,” ucap Richard Fitzwilliams.

