Robby Purba Ajak Keluarga Indonesia Nikmati Liburan dengan Film ZANNA: Whisper of Volcano Isle

JAKARTA – Robby Purba menghadirkan keluarga Indonesia mengisi liburan tahun baru 2025 dengan menyaksikan film animasi ZANNA: Whisper of Volcano Isle, yang tersebut sarat dengan nilai-nilai kebaikan. Film yang tayang perdana pada 2 Januari 2025 di area seluruh bioskop ini, menyuguhkan cerita penuh inspirasi.
Robby Purba sendiri telah terjadi menikmati penayangan khusus film ZANNA: Whisper of Volcano Isle pada CGV Grand Indonesia, Jakarta, Akhir Pekan (29/12/2024). Sebagai salah satu pengisi suara, Robby memerankan dua karakter unik, yaitu Oleander, manusia protagonis, juga Atlas, antagonis di area cerita ini.
“Kalau aku berperan sebagai satu karakter, ada dua karakter dalam sini. Karakter yang digunakan protagonisnya namaku Oleander, lalu karakter yang digunakan antagonisnya namaku Atlas,” kata Robby.
Dalam sesi nonton bersama, presenter 38 tahun itu menghadirkan penduduk untuk menikmati film ini sebagai pilihan liburan yang digunakan bermakna. “Senang, rame tadi ya. Maksudnya kita nggak nyangka juga, lalu aku harap sih mereka akan menjadi teman-teman kita yang digunakan akan menceritakan serunya film ini, khususnya untuk adik-adik yang dimaksud mungkin saja liburan nggak kemana-mana,” jelasnya.
“Jangan sedih ya, jangan dipaksa mama-papanya untuk liburan ke luar kota, tapi paksa aja mama-papanya untuk liburan dalam bioskop,” tambahnya.
Menurutnya, ZANNA: Whisper of Volcano Isle mengajarkan nilai-nilai penting seperti saling tolong-menolong, peduli terhadap sesama, dan juga mencintai lingkungan. Pesan film garapan MNC Pictures lalu MNC Animation ini dinilai relevan, mengingat semakin berkurangnya interaksi segera pada keberadaan sosial.
“Tapi intinya kita harus saling sayang-menyayangi aja. Karena sekarang kayaknya kita melihatnya bagaimana di area sosial media juga berbagai orang yang telah lack of their love gitu ya. Bagaimana orang kayaknya nggak peduli sebanding lingkungan sekitar. Jadi ini tentang itu sih,” ucapnya.
“Jadi nggak semata-mata tentang terhadap manusia yang saling mencintai lalu menyayangi, tapi juga terhadap alam semesta. Bahkan untuk tanah, untuk tujuan, hewan, gitu,” lanjutnya.

