Sambut Belanja Online Nasional 2024, Doku Unjuk Gigi lewat Travel Fest

JAKARTA – Biasanya, Doku memang benar ada dalam balik layar. Mereka memproses berbagai proses perusahaan. Mulai maskapai, perbankan, hingga UMKM. Tapi, lewat Doku Travel Fest (DTF), mereka tak malu-malu lagi untuk unjuk gigi.
Co-Founder & Chief Marketing Officer Doku Himelda Renuat mengakui, biasanya pihaknya banyak berperan dalam balik layar sebagai partner yang digunakan membantu proses kegiatan pembayaran pada jaringan para mitra bisnis.
“Kali ini kami ingin memberi nilai tambahan di area luar layanan pembayaran lengkap juga berkualitas. Melalui DTF 2024 kami ingin meningkatkan kekuatan implementasi dari strategi pemasaran para mitra. Salah satunya dengan membuka kesempatan kegiatan lebih besar tinggi dan juga memperluas jangkauan ke pelanggan baru. Kami targetkan peningkatan transaksi jual beli hingga 30 persen untuk para mitra,” bebernya.
Doku Travel Fest 2024
Doku Travel Fest 2024 berlangsung selama satu bulan penuh dari 11 November hingga 12 Desember 2024. Doku Travel Fest sendiri merupakan sistem kolaborasi dengan mitra industri pilihan yang mana ada pada biosfer pembayaran Doku. “Tujuannya untuk menggerakkan pertumbuhan transaksi. Juga, memberi pengalaman belanja online pada satu jaringan yang lengkap dan juga menyenangkan. Disini semua mitra perusahaan bisa saja berkolaborasi bahkan cross selling,” ungkapnya.
DTF perdana yang mana digagas oleh Doku ini akan berlangsung selama satu bulan penuh secara O2O (online to offline). Maksudnya, konsumen juga bisa jadi mengunjungi situs resmi Doku.
“Mereka sanggup merencanakan perjalanan dengan menentukan destinasi wisata pilihan, melakukan booking, dan juga mendapatkan diskon hingga 70%,” ungkap Himelda.
DTF 2024 sendiri menghadirkan 62 mitra usaha Doku baik lokal maupun regional. Mulai Air Asia, Citradream, JHL, KCIC, Le Eminence, Hotel Tentrem, Trip.com hingga kuliner favorit. Promo menarik DTF 2024 juga menyasar berbagai segmen konsumen, mulai wisatawan perorangan, keluarga maupun grup dengan destinasi wisata lokal maupun mancanegara.
Menurut Himelda, DTF 2024 menjadi upaya Doku sebagai perusahaan fintech untuk memulai pembangunan komunitas mitra bisnis. “Ya kami berharap acara ini juga dapat menggerakkan ekonomi. Salah satunya lewat nomor pemasaran meningkat yang dimaksud dan juga konsumen yang tersebut sanggup berlibur dengan nilai terjangkau,” ungkap Himelda terhadap SINDONews.
DTF 2024 menawarkan lebih banyak dari 50 paket promo kemudian diskon hingga 70%, termasuk kolaborasi spesial dengan Bank Neo Commerce. Kategorinya pun beragam, mulai liburan, mulai hotel, kuliner, tour & travel, transportasi, hingga experience. “Warga Indonesia setiap saat merencanakan liburan lalu healing, baik dengan teman atau keluarga. Karena itu kami berharap dampak DTF 2024 terasa sehingga bisa saja lebih banyak besar lagi juga memberikan succes story,” bebernya.
Per kuartal 4 tahun ini tercatat setidaknya 300.000 kegiatan bisnis sudah bergabung pada ekosistem pembayaran Doku. Mereka juga melayani 6.000.000 pengguna layanan e-wallet Doku dalam seluruh Indonesia.
“Pelanggan juga partner usaha bisa saja memakai 3 metode pembayaran, mulai Virtual Account, pembayaran pada gerai (over the counter), juga e-wallet,” ungkap Himelda.
Secara keseluruhan, pertumbuhan industri Doku juga semakin meningkat, dimana Doku berhasil membukukan lebih banyak dari 300 jt kegiatan hingga kuartal ketiga 2024.

