Serba-serbi Naomi Daviola yang dimaksud Tersesat di Gunung Slamet, Ditemukan Selamat Setelah 3 Hari

Jakarta – Kabar tentang Naomi Daviola Steyanie yang mana tersesat ketika mendaki Gunung Slamet menghebohkan media sosial. Siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Pusat Kota Semarang, ini dinyatakan hilang selama tiga hari, Naomi akhirnya ditemukan pada keadaan selamat oleh kelompok SAR gabungan pada Selasa, 8 Oktober 2024.
1. Kronologi
Sebelumnya, Naomi diketahui mengambil bagian pada kegiatan open trip pendakian Gunung Slamet sama-sama rombongan berjumlah 40 khalayak pada 5-6 Oktober 2024. Rombongan berangkat dari base camp Bambangan, Daerah Purbalingga, pada Sabtu, 5 Oktober, pukul 23.00 WIB. Mereka kembali ke base camp keesokan harinya pada Minggu, 6 Oktober, sekitar pukul 21.24 WIB.
Namun, pada Senin, 7 Oktober 2024, pukul 11.00 WIB, ketua rombongan melaporkan bahwa Naomi belum kembali ke base camp.
2. Aktif dalam Pramuka
Menurut Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Daerah Perkotaan Semarang, Harti, Naomi dikenal sebagai siswa yang tersebut bergerak berorganisasi, khususnya pada kegiatan Pramuka dan juga pendakian gunung. “Naomi pada pramuka aktif, kegiatan ke lapangan juga aktif, naik gunung aktif. Kemarin bergabung lomba pada Bantir Sumowono. Naomi rencananya akan bergabung Pramuka Garuda Nasional, tingkatan paling tinggi untuk mewakili sekolah,” kata Harti.
Hilangnya Naomi pertama kali diketahui dari laporan PT Kereta Api Nusantara (KAI), tempat Naomi menjalani praktik kerja lapangan (PKL). Mengetahui Naomi tidaklah masuk PKL tanpa keterangan.
3. Izin Orang Tua
Namun diketahui bahwa Naomi memang sebenarnya telah memohonkan izin untuk mengikuti kegiatan di luar sekolah. Pihak sekolah menyatakan bahwa kegiatan yang dimaksud bukanlah bagian dari kegiatan sekolah. “Sekolah tiada mengadakan kegiatan pendakian. Setelah berkoordinasi dengan rekan-rekan PKL Naomi, kami mendapat informasi bahwa beliau mengikuti open trip pendakian Gunung Slamet,” ujar Harti.
Harti juga mengimbau untuk para khalayak tua agar lebih banyak memperhatikan anak-anak mereka, khususnya pada hal komunikasi juga izin ketika mengikuti kegiatan ke luar rumah. “Penting adanya komunikasi yang tersebut jujur antara anak, penduduk tua, kemudian sekolah agar kejadian seperti ini tak terulang,” tambahnya.
4. Evakuasi
Proses pencarian Naomi melibatkan regu SAR gabungan dari Basarnas Cilacap juga Unit Siaga SAR (USS) Banyumas. Menurut Kepala Basarnas Cilacap, M. Abdullah, laporan mengenai pendaki hilang diterima pada Senin, 7 Oktober 2024. Tim SAR segera dikerahkan untuk mencari Naomi, yang dimaksud hilang pada sekitar Pos 7 Gunung Slamet.
Pada Selasa, 8 Oktober 2024, pukul 10.15 WIB, Naomi akhirnya ditemukan di situasi selamat. Dia ditemukan sekitar 350 meter dari Pos 7, dengan koordinat 7,14 derajat lintang selatan serta 109,13 derajat bujur timur. Setelah ditemukan, Naomi dievakuasi ke Pos Pendakian Bambangan serta kemudian dibawa ke Puskesmas Karangreja untuk mendapatkan perawatan lebih tinggi lanjut.
Lebih lanjut, Kepala Basarnas Cilacap, M. Abdullah, mengingatkan para pendaki agar setiap saat memperhatikan faktor keselamatan lalu keamanan ketika mendaki gunung, khususnya dalam Gunung Slamet. Abdullah berharap kejadian seperti yang digunakan dialami Naomi tak terulang di dalam masa mendatang.
Artikel ini disadur dari Serba-serbi Naomi Daviola yang Tersesat di Gunung Slamet, Ditemukan Selamat Setelah 3 Hari

