Tendangan Dokter Ming Shi KO Brutal Musuhnya hingga Ditandu

Tendangan dokter Ming Shi meng- KO brutal musuhnya, Feng Xiaocan, hingga dilarikan ke rumah sakit dengan tandu setelahnya mengalami KO di area bagian kepala pada kartu UFC Macau. Rekaman insiden yang dimaksud mengkhawatirkan itu menjadi viral.
Petarung MMA Feng Xiaocan dilarikan ke rumah sakit setelahnya mengalami kekalahan KO yang brutal. Petarung kelas terbang mini selama China ini bertarung dengan petarung dengan syarat negaranya, Ming Shi, pada laga final pertandingan ‘Road to UFC’ pada Makau, yang digunakan berlangsung pada undercard UFC Fight Night 248, Hari Sabtu pagi. Dan ia secara brutal terkena KO melalui sebuah tendangan ke arah kepala lalu beberapa serangan ground and pound pada ronde ketiga pada laga berbobot 52,1 kilogram ini.
Dokter yang berada di tempat sisi oktagon segera masuk untuk merawat Feng yang terjatuh, yang dimaksud mengalami kekalahan ketiganya.
Yang mengkhawatirkan, ia terkapar selama beberapa menit, yang dimaksud menimbulkan regu medis menempatkannya di tempat berhadapan dengan tandu.
Dan merekan menganggap perlu untuk segera membawanya ke rumah sakit untuk perawatan lebih tinggi lanjut.
Shi yang menang menunjukkan kelasnya di wawancara pasca laga dengan mendoakan lawannya agar segera pulih, dengan mengatakan: “Saya merasa sangat senang serta mengkhawatirkan lawan saya.”
“Saya harap ia baik-baik saja. Ia masih muda. Saya pikir saya akan menjadi lawan yang dimaksud berbahaya di area masa depan. Semoga beruntung untuk lawan saya berikutnya.”
Xiaocan, untungnya, sadar kembali sebelum dikirim ke rumah sakit untuk “alasan pencegahan”. Veteran MMA John Gooden mengatakan: “Feng Xiaocan, ia bergerak kemudian berbicara dengan staf medis.
“[Dan] untuk alasan pencegahan, beliau akan segera dibawa ke rumah sakit yang berjarak sekitar 20 menit, kurang dari sembilan kilometer.”
“Dan sepanjang malam, kami mempunyai McKenzie Pavacich sebagai reporter kami bersatu anggota kelompok lainnya yang tersebut akan menghubungi Anda dengan kabar terbaru tentang kesehatannya kapan pun kami bisa.”

