Tersangka Peracik Narkoba Jenis Hashish di tempat Bali Bandrol Harga Rp3,5 Juta per Gram

BALI – Dittipidnarkoba Bareskrim Polri membongkar laboratorium rahasia yang tersebut memproduksi narkoba jenis hashish di dalam Bali. Tersangka mengedarkan narkoba hashish Rp3,5 jt per gram.
Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan, para pelaku sudah beroperasi memproduksi narkoba jenis hashish di area Bali sejak dua bulan lalu dengan mengekstrak isi THC pada ganja.
“Dengan perbandingan setiap 1.000 gram ganja diekstrak menjadi 200 gram hashish,” ucapannya pada konferensi pers di area Bali, Selasa (19/11/2024).
Penggunaan 1 gram hashish dapat dikonsumsi oleh 1 pengguna dengan nilai tukar senilai USD220. “Atau apabila dirupiahkan senilai Rp3,5 jt per gram,” katanya.
Wahyu menuturkan narkoba hashish hasil produksi para dituduh akan diedarkan secara masif untuk perayaan Tahun Baru 2025 di area wilayah Bali kemudian Pulau Jawa, dan juga sebagian akan dikirim ke luar negeri.
Dalam persoalan hukum tersebut, Polri telah terjadi menetapkan 4 dituduh yang tersebut berperan sebagai peracik sekaligus pengemas barang haram. “Empat terperiksa yakni MR, RR, N, dan juga DA berhasil ditangkap. Mereka bertugas sebagai peracik dan juga pengemas narkoba,” ucapnya.
Selain empat peracik itu, Polri juga memburu 4 orang lainnya yang tersebut masuk daftar pencarian orang (DPO). Empat DPO itu berinisial DOM selaku pengendali, MAN selaku penyewa vila, RMD merupakan peracik juga pengemas, sementara IC adalah perekrut karyawan.

