Unhas Kerja Sama dengan Asprindo: Mutual Benefit Planet Akademis juga Usaha

JAKARTA – Universitas Hasanuddin Makassar setuju menjalin kerja sebanding dengan Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo). Nota kesepahaman ditandatangani Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa dengan Ketua Umum Asprindo H Jose Rizaldi di tempat sela acara pelantikan pengurus Asprindo DPW Sulawesi Selatan, Hotel Gammara, Tanjung Bunga, Makassar, Hari Jumat (7/2/2025).
Di depan undangan yang dimaksud hadir dalam antaranya Ketua Dewan Pembina Asprindo Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Gubernur Sulawesi Selatan yang dimaksud diwakili Kepala Biro Kondisi Keuangan dan juga Pembangunan, dan juga Wakil Pangdam Hasanuddin serta Wakil Kapolda Sulawesi Selatan.
Jamaluddin mengatakan, nota ini adalah kerja identik strategis, walaupun di tempat periode kepemimpinan Unhas ketika ini belum bekerja identik dengan organisasi pengusaha.
“Kita sebetulnya terlambat bekerja sama, padahal Unhas merupakan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) yang mana mempunyai otonomi penuh mengurus keuangan serta sumber daya. Saat ini semata Unhas telah miliki 7 badan hukum bidang usaha untuk mewadahi berbagai aktivitas penunjang. Unhas harus terbuka untuk bekerja identik dengan berbagai pihak, tak terkecuali organisasi pengusaha,” ujarnya.
Menjawab pertanyaan wartawan terkait proses pembelajaran entrepreneurship pada Unhas, Rektor mengumumkan bahwa pada waktu ini setiap fakultas diberi keleluasaan untuk memperkenalkan pembelajaran kewirausahaan.
“Kampus diharapkan bukan hanya sekali melahirkan akademisi, tapi juga harus mampu mencetak pelaku bisnis di dalam berbagai bidang. Asprindo dengan jaringan pengurus kemudian anggota yang tersebut luas di tempat seluruh Indonesia sanggup menjadi tempat untuk belajar dan juga bertukar pengalaman,” ungkapnya.
Jose Rizal menuturkan Asprindo beruntung bisa saja bekerja serupa dengan Unhas. “Pengusaha butuh dunia kampus. Butuh kajian-kajian serta penelitian akademisi. Proyek Kampung Industri Asprindo di dalam bidang kelautan lalu perikanan misalnya membutuhkan pendampingan para pakar. Yang saya tahu, Fakultas Kelautan dan juga Perikanan Unhas adalah yang digunakan terbaik dalam Indonesia,” ujarnya.
Sebagai perguruan tinggi terbesar di tempat Indonesia bagian timur, pengaruh Unhas melalui ribuan alumni, khususnya di tempat wilayah Kalimantan hingga Papua, itu sangat terasa.
Jamaluddin Jompa dan juga Jose Rizal sebanding berharap ikatan awal Unhas serta Asprindo yang mana berlangsung selama 3 tahun akan memberikan faedah kedua pihak.
“Ke depan, dalam samping ilmuwan, kita ingin Unhas lebih tinggi sejumlah melahirkan alumni yang mana menciptakan lapangan kerja, tidak lagi pencari kerja. Dan itu didapatkan dari pembelajaran dunia usaha. Karena itu saya berharap melalui kerja identik ini Unhas lalu Asprindo sama-sama dapat memperoleh mutual benefit,” kata Rektor Unhas yang tersebut juga dikenal pakar ekologi kelautan.

