Duel Saul Canelo Alvarez vs Terence Crawford On-Off: Uang Besar Bicara!

Duel Saul Canelo Alvarez vs Terence Crawford on-off diyakini sebab faktor uang besar yang dipertaruhkan ketimbang perebutan peringkat juara. Faktanya, duel dua juara dunia ini sempat menyala, lalu mati, serta kemudian menyala lagi.
Pada hari Kamis, BoxingScene mengetahui bahwa berbagai akun media sosial mendapat kabar majalah The Ring telah dilakukan mengetahui bahwa sebuah sumber menyampaikan pertarungan kelas menengah super antara Saul “Canelo” Alvarez kemudian Terence Crawford bukan akan terjadi lagi pada tanggal 13 September.
Kabar ini tentu semata mengejutkan, dikarenakan baru pada hari Selasa BoxingScene mengetahui bahwa berbagai akun media sosial telah lama mengetahui bahwa majalah The Ring sudah mengetahui bahwa sebuah sumber sudah mengetahui bahwa Alvarez dan juga Crawford akan bertemu pada tanggal 13 September dalam Las Vegas. Dengan semua informasi tersebut, kita akan berasumsi bahwa kita semua telah dilakukan mengetahui hal ini. Namun ternyata tidak, ternyata kami belum. Sebaliknya, kami terus memprioritaskan kecepatan daripada substansi juga mengutamakan keterlibatan daripada fakta kemudian sekarang sudah ada terbiasa menekan tombol hapus tidak ada lama setelahnya kami menekan tombol kirim. Mempercayai semua yang dimaksud kita baca, dan juga semua yang diberitahukan terhadap kita, kelihatannya kita tidak ada pernah belajar.
Dalam hal ini, berita yang disebutkan lebih lanjut mudah dipercaya akibat fakta bahwa Turki Alalshikh, orang terkuat pada dunia tinju, saat ini memiliki The Ring juga oleh lantaran itu ia memiliki saluran, yang digunakan terhormat, pada mana ia dapat menyebarkan setiap pemikiran, fantasi, kemudian perasaannya. Hal ini tak berarti bahwa Canelo Alvarez versus Crawford bukan akan pernah terjadi pada 13 September, namun jelas bahwa ini akan menjadi salah satu situasi dalam mana kita akan mempelajari setiap detail dari sebuah figur.
Bahwa laga ini akan dijalankan pada bulan September, tujuh bulan lagi, sejak awal telah menunjukkan bahwa laga ini memiliki kemungkinan untuk menjadi sebuah opera sabun yang mana berlangsung lama daripada sebuah pertandingan tinju yang dimaksud langsung, serta sekarang kita sudah ada mendapatkan konfirmasinya. Sekarang, apakah pada hari Kamis pertarungan yang disebutkan akan dibatalkan, atau Turki Alalshikh, melalui The Ring, cuma mengekspresikan ketidakpuasannya, nampaknya sangat jelas bahwa kita sedang menuju ke arah tersebut.
Jika demikian, beberapa orang mungkin saja berpendapat bahwa drama serta ketidakpastian yang dimaksud terjadi belaka untuk meningkatkan antisipasi apabila suatu hari nanti hal itu terjadi. Namun, kemungkinan besar negosiasi yang tersebut berlarut-larut juga bersifat terbuka justru miliki efek sebaliknya serta pada kenyataannya akan mulai menghasilkan para penggemar kesal yang digunakan lebih lanjut suka mengetahui bahwa pertarungan sudah ditandatangani, disegel, kemudian dikirimkan.
Bagi mereka, para penggemar, tidaklah perlu ada pengumuman yang terlalu dini, atau pada hal ini, aliran pembaruan yang digunakan terus menerus dikirimkan ke akun media sosial yang tersebut hanya saja tertarik untuk mendapatkan keterlibatan. Terkadang, memang benar benar, Anda dapat mengetahui terlalu banyak.
Dalam perkara Canelo Alvarez vs Crawford, tak pribadi pun dari kita perlu tahu bahwa pertandingan itu “dibuat” apabila tidak, atau bahkan bahwa pertandingan itu “dimatikan” apabila kemudian ternyata “hidup” kembali. Tapi itulah masalahnya dengan tinju serta liputannya akhir-akhir ini. Saat ini tampaknya tiada cukup cuma dengan membiarkan sesuatu terjadi kemudian ditangani secara profesional.
Saat ini, preferensi yang dimaksud ada adalah terus-menerus mempunyai sesuatu untuk dikatakan ketika sesuatu terjadi, baik besar maupun kecil, atau menarik maupun tidak, agar tidak ada tertangkap basah atau terkejut. Media, pada kenyataannya, sekarang menjadi satu kesatuan yang bukan dapat dibedakan dari situs web kemudian akun media sosial yang dimaksud menyatakan hal yang dimaksud sejenis di beberapa menit setelahnya sebuah tweet di-tweet atau sebuah siaran pers dirilis dan juga semuanya menekan “post” pada waktu yang mana kurang lebih lanjut bersamaan, terikat oleh rasa putus asa untuk menjadi yang dimaksud pertama.
Sementara itu, orang-orang yang memiliki uang tahu bahwa mereka itu sekarang miliki kawanan merpati pembawa berita yang dimaksud siap untuk menyampaikan apa pun yang ada pada pikiran mereka. Dengan demikian, dia juga sudah tergoda oleh kesenangan dan juga kesegeraan dari semuanya. Mereka juga terburu-buru untuk memberi tahu Anda setiap pemikiran mereka, menyampaikan berita sebelum waktunya, kemudian menerima dopamin yang digunakan didambakan ketika ponsel dia mulai berdengung lalu mereka diberitahu oleh pribadi penggemar betapa hebatnya mereka.

